Diduga Dipicu Keributan Rombongan Pemotor, Dua Motor Hangus Dibakar Massa di Tasikmalaya

TASIKMALAYA – Suasana dini hari di kawasan Simpang Cigorowek, Jalan Cintaraja, Kabupaten Tasikmalaya, mendadak mencekam. Dua sepeda motor dibakar massa setelah terjadi keributan yang diduga melibatkan rombongan pemotor yang melintas dari arah Singaparna menuju Kota Tasikmalaya, Minggu (8/11/2026) sekitar pukul 02.00 WIB.

Peristiwa tersebut sontak mengundang perhatian warga. Puluhan orang berkumpul di lokasi, sementara kobaran api melahap dua sepeda motor hingga hangus. Bahkan, sejumlah warga terlihat melampiaskan kemarahan dengan memukul kendaraan yang sudah terbakar.

Bacaan Lainnya

Namun, insiden ini ternyata tidak hanya menyisakan dua kendaraan yang hangus. Dua orang dilaporkan menjadi korban penganiayaan. Salah satunya mengalami luka tusuk di bagian punggung dan harus mendapatkan penanganan medis di RSUD KHZ Musthafa.

Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya AKP Heru Samsul Bahri membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, petugas langsung diterjunkan setelah menerima laporan untuk mengendalikan situasi agar tidak semakin meluas.

“Kami mendapat laporan. Anggota dengan cepat menuju lokasi untuk kendalikan situasi. Alhamdulillah aman terkendali,” kata Heru, Minggu (8/11).

Heru menjelaskan, keributan bermula ketika rombongan pemotor melintas dari arah Singaparna menuju Kota Tasikmalaya. Kehadiran rombongan tersebut diduga membuat warga resah hingga terjadi cekcok dengan sejumlah warga yang tengah melaksanakan ronda malam di Kampung Borolong.

Situasi kemudian memanas. Beberapa warga berusaha mengejar rombongan pemotor tersebut. Dalam kejadian itu, terdapat korban penganiayaan yang memicu kemarahan massa hingga berujung pada pembakaran dua sepeda motor.

“Ada beberapa orang yang lagi ronda berusaha mengejar kelompok motor ini. Ada juga korban penganiayaan. Massa yang mengetahui kejadian ini langsung membakar motor,” ungkapnya.

Polisi membenarkan adanya dua korban yang dievakuasi ke RSUD KHZ Musthafa. Salah satu korban mengalami luka akibat penusukan di bagian punggung.

“Benar ada dua korban dievakuasi ke RSUD KHZ Musthafa karena mengalami penganiayaan dan penusukan,” jelas Heru.

Meski ramai disebut sebagai aksi geng motor di media sosial, polisi belum berani menyimpulkan bahwa rombongan tersebut merupakan bagian dari kelompok bermotor tertentu.

Hingga Minggu siang, belasan orang masih dimintai keterangan di Mapolres Tasikmalaya. Penyidik tengah mendalami kronologi kejadian, termasuk pihak-pihak yang diduga terlibat dalam keributan maupun pembakaran kendaraan.

“Jadi kami belum pastikan yang terlibat ini geng motor atau bukan seperti yang ramai dinarasikan medsos. Kami masih melakukan penyelidikan supaya fakta hukumnya jelas,” tegas Heru.

Dalam penanganan kasus tersebut, polisi mengamankan dua sepeda motor yang terbakar, yakni Honda Vario merah hitam dan WR hitam biru. Selain itu, petugas juga menyita sejumlah barang bukti berupa satu bilah sabit, satu sarung golok berbahan kayu, serta dua pipa besi.

Polisi masih mendalami peristiwa yang sempat membuat suasana dini hari di kawasan Cintaraja tersebut mencekam. Aparat juga berupaya mengungkap secara utuh siapa yang memulai keributan dan siapa saja yang harus mempertanggungjawabkan perbuatannya. (LS)

Pos terkait