INDRAMAYU — PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat (RJBB) melalui Integrated Terminal (IT) Balongan mendorong kepedulian lingkungan di kalangan pelajar melalui kegiatan Eco School dalam Program Pelajar Tangguh, Kembangkan Sekolah Tanggap dan Ceria (PANAH KESATRIA) di Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) SMP Negeri 1 Balongan, Kamis (20/8).
Kegiatan Eco School mengangkat pengolahan sampah anorganik menjadi Eco Brick dengan memanfaatkan botol plastik dan sampah kemasan yang berasal dari aktivitas sehari-hari di lingkungan sekolah. Sebanyak 35 anggota Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) SMP Negeri 1 Balongan mengikuti kegiatan ini untuk mempelajari pengelolaan sampah anorganik dan pemanfaatannya kembali menjadi produk yang memiliki nilai guna.
Kegiatan dihadiri Sukhriyatun Fitriyah, atau akrab disapa Teh Ukit, sebagai narasumber yang memberikan edukasi mengenai pengelolaan sampah anorganik dan konsep Eco Brick, mulai dari pemilahan sampah hingga tahapan pembuatannya.
Melalui kegiatan tersebut, Teh Ukit mendorong anggota OSIS untuk meneruskan pengetahuan yang diperoleh kepada siswa lainnya.
“Saya berharap anggota OSIS yang telah mengikuti kegiatan hari ini dapat menjadi agen PANAH KESATRIA di lingkungan sekolah. Pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh dapat dibagikan kepada teman-teman lainnya, sehingga semakin banyak siswa yang memahami pentingnya mengelola sampah serta menjaga kebersihan dan kerapian lingkungan sekolah,” ujar Teh Ukit.
Setelah mendapatkan materi, para anggota OSIS mengikuti praktik pembuatan Eco Brick yang dipandu langsung oleh Teh Ukit. Secara berkelompok, mereka mengisi botol plastik dengan sampah kemasan yang telah dikumpulkan hingga menjadi Eco Brick, kemudian menyusunnya menjadi kursi. Praktik ini memperlihatkan secara langsung bagaimana sampah anorganik dapat dimanfaatkan kembali menjadi produk yang berguna.
Kegiatan tersebut sekaligus mengenalkan penerapan prinsip 3R (Reduce, Reuse, dan Recycle) melalui aktivitas yang dekat dengan keseharian siswa. Para peserta mengikuti setiap tahapan secara aktif, mulai dari menyiapkan material hingga menyusun Eco Brick menjadi kursi.
Chelsea, salah satu anggota OSIS SMP Negeri 1 Balongan menceritakan pengalaman barunya bahwa sampah anorganik dapat dimanfaatkan kembali menjadi produk yang berguna.
“Kegiatan hari ini bersama Pertamina sangat bermanfaat karena kami jadi tahu bahwa botol plastik dan sampah kemasan bisa dimanfaatkan kembali menjadi Eco Brick. Kami juga belajar bagaimana membuatnya dan mengolahnya menjadi kursi. Setelah kegiatan ini, kami bisa mengajak teman-teman lain untuk lebih peduli terhadap sampah di sekolah,” ujar Chelsea.
Sementara itu, Pjs. Area Manager Communication, Relations & CSR Regional JBB PT Pertamina Patra Niaga, Arya Yusa Dwicandra menyampaikan bahwa pembelajaran mengenai lingkungan perlu diberikan melalui pengalaman yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Melalui Eco School dalam Program PANAH KESATRIA, kami ingin mengenalkan pengelolaan sampah dengan cara yang sederhana dan aplikatif. Harapannya, pengalaman yang diperoleh para siswa Balongan dapat mendorong terbentuknya kebiasaan untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekolah,” ujar Arya.
Kegiatan ini mendukung beberapa pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya poin 4 tentang pendidikan berkualitas, poin 12 tentang konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab, serta poin 13 tentang penanganan perubahan iklim. (*)



















