Kapolres Tasikmalaya Pimpin Panen Raya Jagung 171 Ton, Bukti Ketahanan Pangan Makin Kuat

TASIKMALAYA — Sinergi antara TNI, Polri, dan Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya kembali diperlihatkan melalui kegiatan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II Tahun 2026 yang digelar di Kampung Cempaka, Desa Janggala, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Tasikmalaya, Sabtu (16/5/2026).

Kegiatan yang dipimpin langsung Kapolres Tasikmalaya, Wahyu Pristha Utama, menjadi bagian dari dukungan terhadap program swasembada pangan nasional, khususnya target Swasembada Jagung 2026.

Bacaan Lainnya

Dalam panen raya tersebut, lahan pertanian jagung seluas 5 hektare yang tersebar di tiga wilayah hukum polsek jajaran Polres Tasikmalaya berhasil menghasilkan 171 ton 265 kilogram jagung.

Produksi jagung itu berasal dari lahan pertanian di wilayah Polsek Sukaraja seluas 2 hektare, Polsek Sodonghilir 2 hektare, dan Polsek Cikatomas 1 hektare.

BACA JUGA : Heboh! Film Raden Patrakusumah dari Tasikmalaya Masuk Arsip UNESCO PBB

Kapolres Tasikmalaya mengatakan, keberhasilan panen raya ini merupakan hasil kolaborasi lintas sektor yang melibatkan aparat keamanan, pemerintah daerah, hingga kelompok tani di lapangan.

“Panen raya ini bukan hanya kegiatan pertanian biasa, tetapi bentuk nyata sinergi dalam mendukung ketahanan pangan nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, ketahanan pangan memiliki kaitan erat dengan stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat. Ketika kebutuhan pangan terpenuhi, maka kondisi sosial masyarakat juga akan lebih stabil.

Pendampingan terhadap petani dilakukan secara intensif melalui peran Bhabinkamtibmas dan Babinsa yang turun langsung membantu kelompok tani maupun Kelompok Wanita Tani (KWT) di sejumlah wilayah.

Kolaborasi tersebut dinilai efektif dalam meminimalisasi berbagai kendala pertanian, mulai dari pengolahan lahan hingga masa panen.

Selain itu, kehadiran perwakilan Gudang Bulog Ciamis dalam kegiatan tersebut juga menjadi langkah strategis untuk menjaga stabilitas harga hasil panen petani agar tetap menguntungkan.

Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya pun menyatakan dukungannya terhadap penguatan sektor pertanian melalui pengembangan infrastruktur dan pendampingan pasca-panen guna menjaga produktivitas pertanian daerah.

Panen raya jagung ini turut dihadiri jajaran Pejabat Utama Polres Tasikmalaya, perwakilan Dinas Pertanian Kabupaten Tasikmalaya, Camat Sukaraja, kepala desa se-Kecamatan Sukaraja, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta puluhan anggota kelompok tani dan KWT Desa Janggala.

Suasana kegiatan berlangsung aman dan penuh kebersamaan. Acara ditutup dengan pemetikan jagung secara simbolis dan sesi foto bersama di area pertanian Desa Janggala. (LS)

Pos terkait