Pendidikan

PKB Dukung Pendidikan Gratis Santri Korban Banjir Aceh di Dayah Abu Kuta Krueng

×

PKB Dukung Pendidikan Gratis Santri Korban Banjir Aceh di Dayah Abu Kuta Krueng

Sebarkan artikel ini
Foto: ilustrasi dok

TASIKMALAYA – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menunjukkan kepedulian nyata terhadap korban bencana banjir di Aceh dengan mendukung penuh program pendidikan gratis bagi santri terdampak banjir yang akan menempuh pendidikan di Pondok Pesantren Darul Munawwarah Kuta Krueng, Kabupaten Pidie Jaya.

Dukungan tersebut disampaikan setelah Anggota Komisi V DPR RI Fraksi PKB Dapil Aceh, Ruslan Daud, melakukan pertemuan langsung dengan Pimpinan Pondok Pesantren Darul Munawwarah Kuta Krueng, Abiya Anwar Kuta Krueng, guna membahas rencana penerimaan santri korban banjir tanpa dipungut biaya.

Pertemuan berlangsung di lingkungan Pesantren Darul Munawwarah Kuta Krueng, Kecamatan Bandar Dua, Pidie Jaya.

Ruslan Daud mengatakan, langkah ini merupakan tindak lanjut dari arahan Ketua Umum DPP PKB Abdul Muhaimin Iskandar yang menaruh perhatian besar pada upaya pemulihan pascabencana, khususnya di sektor pendidikan.

“Ketua Umum DPP PKB mengapresiasi inisiatif Abiya Anwar Kuta Krueng yang membuka akses pendidikan gratis bagi anak-anak korban banjir. Kami diminta datang langsung untuk membahas dukungan agar program ini dapat berjalan dengan baik,” ujar Ruslan Daud, Jumat (2/1/2026).

Politisi yang akrab disapa HRD itu mengungkapkan, Muhaimin Iskandar ingin memastikan anak-anak korban bencana di Aceh tetap mendapatkan pendidikan yang layak, terutama mereka yang menempuh pendidikan di pesantren.

BACA JUGA : Tragedi Libur Tahun Baru, Bocah 13 Tahun Tewas Tenggelam di Sungai Batu Brulah Taraju Tasikmalaya

Menko Pemberdayaan Masyarakat tersebut, lanjut HRD, tidak ingin bencana alam menjadi penghalang bagi masa depan generasi muda Aceh.

“Gus Muhaimin dan PKB siap memfasilitasi kebutuhan pendidikan santri korban banjir yang akan mondok di Dayah Darul Munawwarah Kuta Krueng,” katanya.

HRD menegaskan, pendidikan merupakan elemen penting dalam proses pemulihan pascabencana. Anak-anak terdampak banjir, baik di Aceh maupun wilayah Sumatera lainnya, harus tetap mendapatkan kesempatan belajar yang setara.

“Pendidikan anak-anak korban bencana harus terus berjalan agar mereka memiliki masa depan yang lebih baik,” ujarnya.

Sebagai informasi, Pondok Pesantren Darul Munawwarah Kuta Krueng yang berlokasi di Desa Kuta Krueng, Kecamatan Bandar Dua, Kabupaten Pidie Jaya, saat ini menampung sekitar 10.000 santri putra dan putri.

Pesantren yang berdiri sejak 1964 dan didirikan oleh Tgk. H. Usman Ali (Abu Kuta Krueng) ini telah melahirkan ribuan alumni yang berkiprah di berbagai bidang, serta mendirikan sejumlah cabang pesantren di Aceh dan luar daerah. (LS)

Sumber : PKB

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *