TASIKMALAYA – Pernahkah kita sejenak berhenti dari hiruk-pikuk dunia hanya untuk menyadari betapa banyaknya nikmat yang luput dari syukur kita? Seringkali, kita terlalu sibuk mengejar apa yang belum ada, hingga lalai menjaga apa yang telah Allah berikan.
Padahal, menyadari kelalaian adalah langkah awal dari sebuah perjalanan besar: Kepulangan menuju ketaatan.
Tak Ada Kata Terlambat untuk Berbenah
Mungkin selama ini kita merasa ibadah kita hanya sekadar rutinitas, atau mungkin kita merasa terlalu jauh dari jalan-Nya. Namun, satu hal yang perlu kita tanamkan dalam hati: Pintu taubat dan perbaikan diri tidak pernah tertutup selama napas masih berhembus.
Membenahi diri bukan tentang menjadi sempurna dalam semalam, melainkan tentang konsistensi (istiqomah) dalam memperbaiki kualitas salat, memperdalam ilmu agama, dan menata akhlak terhadap sesama.
BACA JUGA : 7 Doa Prioritas dalam Islam, Sudahkah Kita Mengamalkannya?
Salah satu kenikmatan terbesar yang patut kita syukuri adalah kesempatan untuk belajar. Dalam Islam, ilmu bukan hanya untuk disimpan sendiri. Ada kebahagiaan luar biasa ketika ilmu yang kita dapatkan mampu menjadi lentera bagi saudara seislam lainnya.
Inilah yang kita kenal sebagai Amal Jariyah. Rasulullah SAW bersabda bahwa salah satu amalan yang pahalanya tidak akan terputus meskipun kita telah tiada adalah ilmu yang bermanfaat.
”Sampaikanlah dariku walau hanya satu ayat.” (HR. Bukhari)
Apa yang lebih indah dari persaudaraan yang diikat oleh iman? Ketika kita saling mengingatkan dalam kebaikan, kita sedang membangun fondasi untuk mendapatkan perlindungan terbaik.
Kita semua berharap, kelak di hari saat matahari sejengkal di atas kepala dan tidak ada perlindungan apa pun, kita termasuk ke dalam golongan orang-orang yang mendapatkan naungan Arsy Allah. Yakni mereka yang saling mencintai, berkumpul, dan berpisah semata-mata karena-Nya.
Langkah Nyata Memulai Perubahan Hari Ini:
- Muhasabah Diri: Sisihkan waktu 5 menit sebelum tidur untuk mengevaluasi ibadah hari ini.
- Perbaiki Salat: Mulailah dengan mencoba salat tepat waktu.
- Sampaikan Kebaikan: Bagikan ilmu atau pengingat positif kepada keluarga atau teman (bisa melalui pesan singkat atau media sosial).
- Berdoa dengan Tulus: Mohonkan ketetapan hati agar selalu berada di jalan yang diridhai-Nya.
Semoga Allah SWT menjadikan kita hamba yang hidup di atas kecintaan karena-Nya dan mengumpulkan kita kembali di surga-Nya kelak. Amin ya Rabbal ‘Alamin. (*/)












