PERSIB Bandung menunjukkan mental juara saat membungkam rival abadinya, Persija Jakarta dengan skor 2-1 pada pekan ke-32 Super League 2025/26 di Stadion Segiri Samarinda, Minggu (10/5/2026).
Sempat tertinggal lebih dulu lewat gol Alaaeddine Ajarie pada menit ke-19, Maung Bandung bangkit lewat dua gol spektakuler Adam Alis pada menit ke-28 dan 38. Kemenangan dramatis ini membuat PERSIB semakin kokoh di puncak klasemen sementara dengan koleksi 75 poin dari 32 pertandingan.
Sebaliknya, kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi Persija. Peluang Macan Kemayoran untuk meraih gelar juara musim ini resmi tertutup setelah gagal mencuri poin dari laga panas penuh tensi tinggi tersebut.
Pelatih Bojan Hodak menurunkan komposisi terbaiknya sejak menit awal. Teja Paku Alam dipercaya di bawah mistar, dikawal Kakang Rudianto, Patricio Matricardi, Frans Putros, dan Federico Barba. Di lini tengah ada Luciano Guaycochea dan Thom Haye, sementara Adam Alis, Uilliam Barros, Berguinho, serta Andrew Jung mengisi sektor serang.
BACA JUGA : Bojan Hodak Tegaskan Persib Siap Kerja Keras Hadapi Persija, Duel Panas di Segiri Diprediksi Sengit
Memasuki babak kedua, Persija tampil agresif dan terus menekan pertahanan PERSIB. Fabio Calonego, Eksel Runtukahu, hingga Alaaeddine Ajarie silih berganti mengancam gawang Teja Paku Alam.
Namun, penampilan gemilang Teja Paku Alam menjadi kunci kemenangan Maung Bandung. Sejumlah penyelamatan krusial berhasil dilakukannya, termasuk menepis tendangan keras Alaaeddine dan menggagalkan peluang emas Allano di menit akhir pertandingan.
Situasi sempat memanas ketika Hodak mendapat kartu kuning akibat protes kepada wasit asal Uzbekistan, Firdavs Norsafarov. PERSIB juga harus kehilangan Layvin Kurzawa yang mengalami cedera pada menit ke-79 dan digantikan Dedi Kusnandar.
Meski terus ditekan sepanjang akhir laga, lini pertahanan PERSIB tetap solid hingga peluit panjang berbunyi. Kemenangan ini sekaligus mempertegas dominasi Maung Bandung dalam perburuan gelar Super League musim ini. (LS)



















