TASIKMALAYA – Detik-detik mencekam terjadi di Kampung Dangur, Desa Nanggerang, Kecamatan Cigalontang, Kabupaten Tasikmalaya. Seorang pekerja bangunan lanjut usia, Cucu Herdian (73), nyaris meregang nyawa setelah tertimbun longsoran tanah saat bekerja, Rabu (4/2/2026).
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 10.35 WIB ketika korban tengah mengerjakan fondasi benteng rumah milik warga. Korban bersama dua rekannya sedang menggali tanah sedalam 1,5 meter tepat di bawah tebing setinggi sekitar 4 meter.
Kapolsek Cigalontang AKP Aan Supyadi menjelaskan, longsor terjadi secara tiba-tiba tanpa tanda-tanda sebelumnya. Material tanah dari tebing langsung runtuh dan menimbun tubuh korban yang berada di dalam lubang galian.
“Korban tertimbun material tanah kurang lebih selama 10 menit. Saat ditemukan, korban masih dalam kondisi selamat,” ujar AKP Aan Supyadi.
Melihat kejadian tersebut, dua rekan korban, Ali Nurdin (38) dan Wawan (62), langsung berteriak meminta pertolongan. Warga sekitar bersama personel TNI-Polri dan tim BPBD Kecamatan Cigalontang segera melakukan penggalian darurat.
BACA JUGA : BPJS Warga Tasikmalaya Dinonaktifkan, Bupati Tegaskan: Tetap Bisa Berobat Gratis
Upaya penyelamatan berpacu dengan waktu. Setelah berjuang selama sekitar 10 menit, tubuh korban berhasil dievakuasi dari timbunan tanah. Beruntung, korban hanya mengalami sesak napas akibat tekanan material longsor.
“Alhamdulillah korban selamat dan tidak mengalami luka serius,” tambah Kapolsek.
Petugas medis dari Puskesmas Cigalontang langsung memberikan penanganan awal di lokasi kejadian sebelum korban dievakuasi untuk pemulihan lebih lanjut. Sementara itu, pihak kepolisian telah melakukan olah TKP dan memeriksa sejumlah saksi, termasuk pemilik bangunan.
Polisi mengimbau para pekerja konstruksi agar lebih waspada, khususnya saat melakukan penggalian di area rawan longsor, demi mencegah kejadian serupa terulang. (Rizky Zaenal Mutaqin)












