TASIKMALAYA – Libur Hari Raya Idulfitri masih berlangsung, dan sejumlah objek wisata dipadati pengunjung. Selain kawasan pegunungan dan wahana air, destinasi pantai masih menjadi primadona bagi wisatawan untuk menghabiskan waktu liburan.
Namun, di balik ramainya kunjungan, wisatawan diimbau untuk tetap waspada. Peristiwa tragis terjadi di Pantai Padabumi, Pamoyanan, Cimanuk, Kecamatan Cikalong, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat.
Seorang pria bernama Iyep Yudiana (47), Pegawai Negeri Sipil asal Bogor, meninggal dunia setelah tenggelam saat berusaha menyelamatkan seorang anak yang terseret arus laut.
BACA JUGA : Kapolres Tasikmalaya Pantau Langsung Wisata Galunggung, Pastikan Libur Idul Fitri Aman dan Kondusif
Kapolsek Cikalong, AKP Maman, membenarkan kejadian tersebut.
“Benar, telah terjadi kecelakaan laut yang mengakibatkan satu orang pengunjung meninggal dunia. Korban sempat dibawa ke layanan medis, namun nyawanya tidak tertolong,” ujar AKP Maman, (24/3/2026).
Korban diketahui berusaha menyelamatkan seorang anak bernama Panji Raspati (7), pelajar asal Cianjur, yang terseret ombak saat berenang.
Tim SAR bersama Pokdarwis Pantai Padabumi segera melakukan evakuasi dan pertolongan pertama di lokasi kejadian.
“Iyep Yudiana dinyatakan meninggal dunia, sementara anak yang diselamatkan berhasil selamat dan dilarikan ke RS KHZ Musthafa Singaparna untuk mendapatkan perawatan,” jelas AKP Maman.
Berdasarkan keterangan saksi, peristiwa bermula saat Panji berenang bersama dua anak lainnya. Kakaknya sempat memperingatkan agar tidak berenang terlalu ke tengah, namun peringatan tersebut tidak diindahkan.
Korban terus berenang hingga sekitar 10 meter dari bibir pantai, sebelum akhirnya terseret arus dan berteriak meminta tolong.
Melihat kejadian itu, Iyep Yudiana bersama ayah Panji, Bambang Purnama, berusaha memberikan pertolongan. Tim SAR yang berada di lokasi juga segera melakukan penyelamatan.
“Pada jarak sekitar 20 meter dari pantai, tim SAR berhasil menjangkau kedua korban. Saat itu Iyep masih terlihat memegang Panji. Namun karena hanya tersedia satu ban pelampung, Panji dievakuasi lebih dulu ke tepi pantai,” ungkap AKP Maman.
Tim SAR kemudian kembali ke tengah laut dengan bantuan tali tambang untuk mengevakuasi Iyep. Keduanya sempat mendapatkan pertolongan berupa napas buatan dan CPR.
Namun nahas, nyawa Iyep Yudiana tidak dapat diselamatkan, sementara Panji berhasil selamat.
Jenazah korban selanjutnya dibawa pihak keluarga ke kampung halamannya untuk dimakamkan.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat berwisata di pantai, serta mematuhi rambu-rambu peringatan demi keselamatan bersama. (LS)












