TASIKMALAYA – Peta kekuasaan birokrasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya berubah signifikan. Dalam rotasi dan mutasi pejabat yang digelar Selasa (6/1/2026), Bupati Tasikmalaya Cecep Nurul Yakin secara mengejutkan menggeser Sekretaris Daerah (Sekda) Mohamad Zen dari jabatan strategis tertinggi Aparatur Sipil Negara (ASN) daerah.
Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan terhadap 24 pejabat eselon II, III, dan IV tersebut berlangsung di Op Room Setda Kabupaten Tasikmalaya. Pergeseran posisi Sekda menjadi sorotan utama karena dinilai sebagai langkah yang jarang terjadi dalam sejarah birokrasi Tasikmalaya.
Mohamad Zen kini dipercaya menduduki jabatan Staf Ahli Bupati Bidang Perekonomian dan Pembangunan. Sementara itu, posisi Sekda untuk sementara akan diisi oleh Pelaksana Tugas (Plt) yang pengajuannya telah ditandatangani Bupati dan diajukan ke Gubernur Jawa Barat serta Kementerian Dalam Negeri.
BACA JUGA : Bupati Tasikmalaya Apresiasi ASN Purna Tugas, Serahkan Piagam hingga Tanda Kehormatan di Apel Pagi
Bupati Cecep menegaskan, rotasi jabatan merupakan kebutuhan organisasi untuk menjaga ritme kerja pemerintahan tetap produktif dan adaptif.
“Jabatan kalau terlalu lama di satu tempat itu tidak bagus. Produktivitasnya pasti berkurang. Ada pejabat yang sudah 8 sampai 10 tahun di posisi yang sama,” ujar Cecep kepada media.

Ia memastikan seluruh proses mutasi telah dilakukan sesuai aturan. Menurutnya, tidak ada regulasi yang dilanggar karena rotasi telah melalui verifikasi Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan tidak lagi memerlukan izin Menteri Dalam Negeri.
“Semua sudah sesuai aturan dan terverifikasi BKN. Izin Mendagri juga tidak diperlukan lagi karena sudah melewati enam bulan sejak pelantikan kepala daerah,” jelasnya.
Terkait pergeseran Sekda, Cecep mengaku membutuhkan figur di kesekretariatan yang mampu memberikan dukungan lebih intens, terutama dalam melakukan evaluasi menyeluruh terhadap jalannya pemerintahan daerah.
“Secara organisasi saya apresiasi kinerja Sekda yang lama. Namun saat ini saya ingin lebih dibantu di sisi kesekretariatan,” tambahnya.
Selain pergeseran Sekda, rotasi strategis juga menyasar Dadang Tabroni yang kembali dipercaya menjabat sebagai Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Tasikmalaya. Selebihnya, mutasi mencakup sejumlah sekretaris dinas, kepala bidang, hingga pejabat pengawas di berbagai OPD.
Meski tak lagi menjabat sebagai Sekda, Mohamad Zen menunjukkan sikap legowo. Ia menerima keputusan tersebut dengan tenang dan penuh keyakinan religius.
“Mudah-mudahan ini yang terbaik, barokah, selamat dunia akhirat. Saya husnudzon kepada Allah SWT. Mungkin menjadi Staf Ahli adalah bentuk pertolongan Allah yang Maha Pengasih,” ungkap Zen. (LS)












