TASIKMALAYA – Warga Kampung Cibuluh, Desa Banyuasih, Kecamatan Taraju, Kabupaten Tasikmalaya, dikejutkan dengan penemuan seorang pria lanjut usia yang meninggal dunia di depan sebuah warung, Senin sore, 22 Desember 2025.
Korban diketahui bernama Wawan (65), warga Kampung Puncakbaros, Desa Mekartani, Kecamatan Singajaya, Kabupaten Garut. Jenazah pertama kali ditemukan dalam kondisi terlentang di bangku warung yang sedang tutup.
Kapolsek Taraju, Iptu Ali Mustofa, menjelaskan kronologi kejadian berdasarkan keterangan para saksi di lokasi.
Peristiwa bermula sekitar pukul 16.00 WIB, saat korban meminta bantuan seorang warga bernama Atin untuk diantarkan ke rumah saudaranya di wilayah Wandasari. Namun di tengah perjalanan, korban berubah pikiran dan meminta diturunkan di Kampung Cibuluh, Desa Banyuasih.
BACA JUGA : Pemkab Tasikmalaya Matangkan Arah Pembangunan 2027, Bupati Cecep Minta RKPD Fokus Kebutuhan Warga
“Setelah diturunkan di pinggir jalan, saksi meninggalkan korban. Sekitar pukul 17.00 WIB, saksi lain atas nama Dede melihat korban dalam kondisi berselonjor di pinggir jalan,” ujar Iptu Ali Mustofa, Selasa (23/12/2025).
Melihat kondisi tersebut, Dede kemudian memberitahu Ujang, yang sedang berada di bengkel tidak jauh dari lokasi. Keduanya lalu menghampiri korban dan membawanya ke sebuah warung terdekat karena korban tampak menggigil akibat hujan yang sedang turun.
Di warung, korban sempat ditawari makan, namun menolak. Ia hanya meminta dipijat pada bagian pundak dan kaki. Setelah itu, Dede dan Ujang menitipkan korban kepada pemilik warung bernama Edi, sebelum meninggalkan lokasi.
Sekitar pukul 18.00 WIB, Ujang kembali ke warung tersebut. Saat itu, korban sudah terlihat mengalami sesak napas dan tak lama kemudian dinyatakan meninggal dunia di tempat.
“Korban meninggal sekitar pukul 18.00 WIB dan disaksikan oleh warga serta saksi yang berada di lokasi,” tegas Kapolsek.
Hasil pemeriksaan awal di Tempat Kejadian Perkara (TKP) menunjukkan tidak ditemukan luka maupun tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Saat ditemukan, korban mengenakan kemeja lengan pendek bermotif garis abu-abu dan merah, jaket hitam, serta celana pendek abu-abu. Jenazah juga telah ditutupi kain sarung hijau bermotif garis putih dan selimut kuning bermotif bunga.
“Dugaan sementara korban meninggal akibat kondisi kesehatan. Meski demikian, kepolisian tetap melakukan prosedur sesuai ketentuan,” papar Iptu Ali Mustofa.
Pihak kepolisian telah melakukan pendataan saksi serta berkoordinasi dengan keluarga korban untuk penanganan lebih lanjut. (Rizky Zaenal Mutaqin)












