Kota Tasikmalaya

Pisah Sambut Kapolres Tasikmalaya Kota Jadi Ajang Rekonsiliasi, Wali Kota dan Yanto Oce Tampak Akrab

×

Pisah Sambut Kapolres Tasikmalaya Kota Jadi Ajang Rekonsiliasi, Wali Kota dan Yanto Oce Tampak Akrab

Sebarkan artikel ini

TASIKMALAYA – Acara pisah sambut Kapolres Tasikmalaya Kota yang digelar di Gedung Graha Asia Plaza, Selasa malam (6/1/2026), berlangsung penuh haru. Suasana emosional dirasakan jajaran Polres Tasikmalaya Kota serta ratusan tamu undangan dari berbagai elemen masyarakat.

Sosok AKBP Moh Faruk Rozi dinilai sebagai figur Kapolres yang berhasil membangun kedekatan dengan masyarakat. Tak hanya anggota kepolisian, tokoh agama, politisi, pengusaha, aktivis, hingga organisasi kemasyarakatan turut hadir dan menyampaikan apresiasi atas kepemimpinannya.

Banyak pihak menilai Kota Tasikmalaya baru menemukan pemimpin kepolisian yang benar-benar dicintai warganya, berkat pendekatan humanis dan komunikasi yang intens dengan berbagai lapisan masyarakat.

Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan dengan Yanto Oce. Foto: Rizky Zaenal Mutaqin/tasikmalayaku.id

Salah satu momen yang menyita perhatian publik dalam acara tersebut adalah pertemuan Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan dengan Yanto Oce. Keduanya diketahui merupakan rival politik pada kontestasi Pilkada Kota Tasikmalaya lalu, namun malam itu terlihat akrab dan berbincang hangat.

BACA JUGA : Resmi Jabat Kapolres Tasikmalaya, AKBP Wahyu Pristha Utama Disambut Apel Pedang Pora

Yanto Oce menyebut pertemuan tersebut sebagai sinyal positif bagi stabilitas dan kondusivitas Kota Tasikmalaya.

“Ini kesempatan bagus bisa bertemu langsung dengan Pak Wali, Pak Wahid Ketua DPC PKB Kota Tasikmalaya, teman-teman buruh, ojol, dan semuanya. Komunikasi yang baik itu harus face to face. Sekarang Kota Tasik sudah kondusif,” ujar Yanto Oce kepada wartawan.

Ia juga mengapresiasi sinergi yang terjalin antara Pemerintah Daerah, DPRD, dan jajaran kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban.

“Kapolres yang lama bagus, komunikasinya dengan Pak Wali juga baik. Sekarang aksi demo sudah mulai zero,” tambahnya.

Ke depan, Yanto Oce berharap Pemerintah Kota Tasikmalaya terus membuka ruang aspirasi bagi masyarakat.

“Aspirasi harus tetap dibuka. Kalau komunikasi dijaga, demo bisa berkurang bahkan mungkin tidak ada. Wali Kota sebagai bapak masyarakat harus rajin berkomunikasi dengan warga, tokoh masyarakat, LSM, ormas, pesantren, dan para guru,” jelasnya.

Acara pisah sambut Kapolres Tasikmalaya Kota tersebut pun menjadi simbol rekonsiliasi politik sekaligus penguatan komitmen bersama untuk menjaga Kota Tasikmalaya tetap aman, damai, dan kondusif. (Rizky Zaenal Mutaqin)