TASIKMALAYA – Kerusakan parah di ruas jalan Wisata Citiis, jalur penghubung Cisemplo–Kokoncong, Desa Mekarjaya, Kecamatan Padakembang, Kabupaten Tasikmalaya, dibiarkan tanpa perbaikan selama lebih dari 15 tahun.
BACA JUGA : Perpres Reforma Agraria Disosialisasikan di Karangjaya, Status Lahan Klaim Perhutani Dipertanyakan
Kondisi jalan yang berlubang, tergenang air saat hujan, serta membahayakan keselamatan pengguna kini menjadi pemandangan sehari-hari bagi warga setempat. Jalan tersebut merupakan akses utama aktivitas warga, termasuk menuju kawasan wisata.
Eka Yuda Permana, warga sekaligus aktivis Padakembang, menilai pembiaran ini bukan sekadar kelalaian, melainkan kegagalan serius pemerintah daerah.

“Kalau jalan utama desa bisa rusak selama 15 tahun dan dibiarkan, ini bukan lagi kelalaian, tapi pembiaran. Negara seperti absen di Kabupaten Tasikmalaya,” tegas Eka, Rabu (14/1/2026).
Menurutnya, kondisi ini mencerminkan gagalnya pemerintah daerah dalam menjamin hak dasar masyarakat atas infrastruktur yang layak dan aman.
“Jangan bicara pembangunan kalau akses dasar rakyat saja diabaikan bertahun-tahun,” lanjutnya.
Warga Padakembang pun mendesak Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya bersama DPRD setempat segera turun tangan dan bertanggung jawab atas kerusakan jalan tersebut. Mereka meminta agar pembiaran yang telah berlangsung lebih dari satu dekade segera dihentikan dengan perbaikan nyata, bukan sekadar janji. (Rizky Zaenal Mutaqin)












