TASIKMALAYA – Institut Agama Islam Tasikmalaya (IAIT) resmi memasuki babak baru kepemimpinan. Dr. Ade Zaenul Mutaqin, M.Ag. dilantik sebagai Rektor IAIT periode 2026–2031 dalam sebuah prosesi yang berlangsung khidmat di Aula IAIT, Kabupaten Tasikmalaya, Selasa (13/01/2026).
BACA JUGA : Tambang Emas Ilegal Diduga Masih Beroperasi Meski Dipasang Police Line, Warga Karangjaya Tasikmalaya Resah
Acara pelantikan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Tasikmalaya sebagai bentuk nyata dukungan Pemerintah Daerah terhadap penguatan peran perguruan tinggi, khususnya institusi pendidikan tinggi keagamaan, dalam mencetak sumber daya manusia yang berkualitas dan berkarakter.
Pelantikan rektor baru ini tidak sekadar seremonial, tetapi menjadi momentum penting bagi IAIT untuk terus beradaptasi dengan perkembangan zaman. Tantangan dunia pendidikan tinggi yang semakin kompleks menuntut kepemimpinan yang visioner, inovatif, serta mampu menjawab kebutuhan masyarakat.
Dalam konteks pembangunan daerah, keberadaan perguruan tinggi seperti IAIT dinilai memiliki peran strategis. Selain mencetak lulusan yang kompeten secara akademik, perguruan tinggi keagamaan juga diharapkan mampu menanamkan nilai-nilai moral, etika, dan keislaman yang kuat, sejalan dengan identitas Kabupaten Tasikmalaya sebagai daerah religius.
Wakil Bupati Tasikmalaya dalam kesempatan tersebut menegaskan pentingnya sinergi antara dunia pendidikan dan pemerintah daerah. Menurutnya, kolaborasi yang kuat akan menjadi kunci dalam menyiapkan generasi muda yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki kepedulian sosial dan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.
Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya berharap, di bawah kepemimpinan Dr. Ade Zaenul Mutaqin, IAIT mampu terus meningkatkan kualitas pendidikan, pengembangan riset, serta pengabdian kepada masyarakat.
Dengan demikian, IAIT dapat semakin berperan sebagai pusat pengembangan ilmu keislaman yang relevan dengan kebutuhan masyarakat modern.
Ke depan, IAIT diharapkan tidak hanya menjadi tempat menimba ilmu, tetapi juga menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam menghadapi berbagai persoalan sosial, keagamaan, dan pembangunan sumber daya manusia di Kabupaten Tasikmalaya. (LS)












