TASIKMALAYA – Suasana pengambilan bantuan sosial (bansos) di Kelurahan Tugujaya, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya, berubah mencekam. Seorang bocah laki-laki berinisial Z (6) dilaporkan hilang pada Jumat (2/1/2026) petang, diduga hanyut terbawa arus sungai yang meluap akibat hujan deras.
Peristiwa ini terjadi saat korban menemani ibunya mengambil bansos di kantor kelurahan. Saat itu, hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah Cihideung sejak sore hari, menyebabkan genangan banjir di jalan sekitar kantor kelurahan dan sungai di pinggir lokasi meluap.
Kepala Polsek Cihideung Polres Tasikmalaya Kota, Kompol Rusdiyanto, membenarkan hingga Jumat malam korban masih dalam pencarian oleh tim gabungan dari Polri, TNI, dan BPBD.
“Sampai saat ini korban masih dalam pencarian. Kondisi di lokasi kejadian sempat banjir dan sungai di pinggir kantor kelurahan juga meluap,” ujar Rusdiyanto, (2/1/2026).
Menurut keterangan polisi, kejadian bermula saat korban datang bersama ibu dan kakaknya untuk menunggu antrean pengambilan bansos. Di tengah menunggu, korban dan kakaknya pamit untuk membeli jajanan di depan kantor kelurahan, meski kondisi jalan saat itu tergenang air.
BACA JUGA : Tragedi Libur Tahun Baru, Bocah 13 Tahun Tewas Tenggelam di Sungai Batu Brulah Taraju Tasikmalaya
Namun setelah sampai di tempat jajan, korban berpamitan kepada kakaknya untuk kembali ke kantor kelurahan seorang diri. Sejak saat itu, keberadaan korban tidak diketahui.
“Saat kakaknya menyusul dan menanyakan ke ibunya di dalam kantor kelurahan, ternyata korban tidak ada menghampiri ibunya. Dari situ diketahui korban hilang,” jelas Rusdiyanto.
Hingga pencarian dilakukan sekitar pukul 23.00 WIB, korban belum ditemukan. Petugas juga telah memeriksa sejumlah kamera pengawas (CCTV) milik warga dan kantor kelurahan, namun belum mendapatkan petunjuk yang mengarah pada keberadaan korban.
“CCTV sudah kita periksa, tapi tidak terekam jelas saat korban dan kakaknya terpisah, terutama di area jalanan yang banjir dan dekat sungai,” tambahnya.
Pencarian akan kembali dilanjutkan dengan menyisir aliran sungai dan area sekitar lokasi kejadian. Warga diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat hujan deras dan banjir melanda. (LS)












