Olahraga

Bojan Hodak Murka Usai Persib Ditahan Persik: Kami Akan Kirim Surat Protes

×

Bojan Hodak Murka Usai Persib Ditahan Persik: Kami Akan Kirim Surat Protes

Sebarkan artikel ini
Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak

TASIKMALAYA – Persib Bandung harus menelan kekecewaan usai gagal membawa pulang tiga poin dari markas Persik Kediri. Pada laga pekan ke-16 Super League 2025/2026 yang digelar di Stadion Brawijaya, Senin (5/1/2026), duel kedua tim berakhir imbang dengan skor 1-1.

Hasil tersebut terasa menyakitkan bagi Maung Bandung. Pasalnya, Persib sempat berada di atas angin setelah unggul lebih dulu lewat gol Saddil Ramdani pada menit ke-68. Gol itu membuka peluang besar bagi Persib untuk mengamankan kemenangan di kandang lawan.

Namun, situasi pertandingan berubah drastis pada menit ke-81. Saddil Ramdani harus meninggalkan lapangan lebih cepat setelah menerima kartu kuning kedua. Kondisi ini membuat Persib terpaksa bermain dengan 10 pemain hingga peluit panjang dibunyikan.

BACA JUGA : Prediksi Persik Kediri vs Persib Bandung: Macan Putih Kuat di Kandang, Maung Bandung Kejar Gelar

Keunggulan jumlah pemain dimanfaatkan Persik Kediri untuk terus menekan lini pertahanan Persib. Tekanan tersebut akhirnya membuahkan hasil di masa injury time. Gol penyeimbang Persik tercipta pada menit ke-90+5, sekaligus memupus harapan Persib membawa pulang tiga poin dari Kediri.

Gol di menit akhir itu memicu sorotan terhadap kepemimpinan wasit Muhammad Tri Santoso. Sejumlah keputusan wasit dinilai merugikan Persib, termasuk kartu kuning kedua yang diterima Saddil Ramdani.

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, secara terbuka menyampaikan kekecewaannya usai pertandingan. Ia menilai kepemimpinan wasit dalam laga tersebut bermasalah dan akan mengambil langkah resmi.

“Ya, pertama saya akan menyinggung soal wasit. Saya tidak senang dengannya. Tentu saja kami akan mengirim surat (protes). Saya tidak bisa bicara banyak tentang wasit, itu saja,” ujar Bojan Hodak, dikutip dari laman resmi Persib.

Meski demikian, pelatih asal Kroasia itu memilih menahan diri untuk tidak mengomentari lebih jauh terkait kepemimpinan wasit. Hodak mengaku sadar bahwa kritik terbuka terhadap wasit berpotensi berujung pada sanksi denda.

“Saya tidak bisa. Karena kalau saya beri tahu, nanti potong gaji (denda). Jadi saya tidak mau mengomentari wasit,” tegasnya.

Hasil imbang ini membuat Persib gagal memperbaiki posisi secara signifikan di papan klasemen Super League 2025/2026, sementara Persik Kediri berhasil mencuri satu poin berharga di kandang sendiri. (LS)