Kabupaten Tasikmalaya

Bertarung Atas Nama Jawa Barat, Petinju Muda Tasikmalaya Zildan Rizki Berjuang Tanpa Dukungan Pemda

×

Bertarung Atas Nama Jawa Barat, Petinju Muda Tasikmalaya Zildan Rizki Berjuang Tanpa Dukungan Pemda

Sebarkan artikel ini

TASIKMALAYA – Nama Zildan Muhammad Rizki kini menjadi kebanggaan Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Kabupaten Tasikmalaya. Di tahun 2026, petinju muda asal Singaparna ini mencatat sejarah dengan mewakili Jawa Barat pada ajang nasional bergengsi Victoria Novianti Widjaja Boxing Promotion Indonesia (VNW–BPI).

Namun, di balik deretan prestasi membanggakan, Zildan dan atlet tinju Tasikmalaya lainnya justru masih harus berjuang dengan keterbatasan. Minimnya dukungan dari Pemerintah Daerah Kabupaten Tasikmalaya kembali disuarakan para atlet, Jumat (6/2/2026).

Sejumlah atlet berprestasi bahkan terpaksa mengikuti kejuaraan menggunakan dana pribadi, tanpa bantuan materi maupun dukungan moril dari pemerintah setempat.

Salah satu yang menjadi sorotan adalah Zildan Muhammad Rizki (20), putra daerah asal Kampung Sukamulya RT 002 RW 004, Desa Sukamulya, Kecamatan Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya.

BACA JUGA : Bayi 2 Bulan Raib di Masjid Agung Singaparna Tasikmalaya, Polisi Bentuk Tim Khusus

Zildan dikenal sebagai generasi muda berbakat di cabang olahraga tinju. Sejumlah prestasi telah ia torehkan, di antaranya:

  • Juara 1 kelas 60+ kg Kejuaraan Antar Sasana se-Jawa Barat
  • Juara 1 kelas 60+ kg Kejuaraan Antar Sasana Kabupaten Ciamis
  • Juara 1 kelas 44 kg Kejuaraan Se-Priangan Timur
  • Juara 1 kelas 42 kg Kejuaraan Antar Sasana se-Kota
  • Juara 1 kelas 36 kg Junior Kejuaraan D Windu Raja Kwali

Pada 13 Februari 2026, Zildan dijadwalkan tampil di ajang VNW–BPI yang digelar di Studio Auditorium Bung Karno, LPP TVRI Senayan, Jakarta Pusat. Ia akan menghadapi Daniel Limbong, petinju asal Sumatera Utara.

Menjelang laga, Zildan memohon doa dan dukungan dari masyarakat Tasikmalaya.

“Mohon doa dari seluruh masyarakat Kota dan Kabupaten Tasikmalaya. Insyaallah saya akan berjuang habis-habisan demi mengharumkan nama Tasikmalaya agar tidak dipandang sebelah mata oleh atlet dari luar daerah,” ujar Zildan.

Sementara itu, Head Coach Zildan, Dede Chema, optimistis dengan kesiapan anak asuhnya yang telah menjalani latihan intensif siang dan malam.

“Dengan semangat Era Prestasi Indonesia Emas 2026, saya yakin Zildan mampu menumbangkan lawannya. Pesan saya, sebelum berangkat bertanding, minta doa kepada orang tua dan kepada Allah SWT agar semuanya dimudahkan,” katanya.

Selain ajang nasional tersebut, Zildan juga tengah bersiap menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) yang akan digelar akhir tahun 2026 di Kota Bekasi, setelah sebelumnya lolos BK Porprov pada Desember lalu di Pelabuhan Ratu, Kabupaten Sukabumi.

Ketua Pertina Kabupaten Tasikmalaya, Arief Sudrajat, S.Pd, menyoroti keras minimnya perhatian Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya terhadap atlet berprestasi daerah.

Menurutnya, hingga kini belum ada dukungan maupun apresiasi dari Bupati Tasikmalaya Cecep Nurul Yakin maupun Wakil Bupati Asep Sofari, padahal atlet yang berlaga membawa nama Tasikmalaya di tingkat nasional.

“Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya terkesan tidak peka. Tidak ada dukungan moral maupun materi kepada atlet putra daerah Singaparna. Padahal ini ajang bergengsi dan kesempatan emas memotivasi atlet lainnya,” tegas Arief.

Ia juga menyayangkan kondisi di mana atlet harus mengeluarkan biaya sendiri untuk mengikuti kejuaraan nasional.

“Meski tanpa dukungan pemerintah, kami dari Pertina Kabupaten Tasikmalaya akan membuktikan bahwa Zildan Muhammad Rizki mampu berjuang dan meraih kemenangan,” pungkasnya.

Arief pun mengajak seluruh masyarakat Tasikmalaya serta keluarga besar Pertina di mana pun berada untuk memberikan doa dan dukungan.

“Semoga kami bisa mengukir prestasi dan mengharumkan nama Tasikmalaya di tingkat nasional,” harapnya. (Rizky Zaenal Mutaqin)