TASIKMALAYA – Warga Kampung Batu Gajah, RT 02/RW 01, Desa Mekarwangi, Kecamatan Cisayong, Kabupaten Tasikmalaya, dibuat panik setelah sambaran petir terjadi di siang bolong, Minggu (1/2/2026) sekitar pukul 14.00 WIB. Peristiwa tak terduga ini mengakibatkan lima rumah warga terdampak, meski tidak menimbulkan korban jiwa.
Petir yang menyambar secara tiba-tiba tersebut mengejutkan warga sekitar karena terjadi tanpa disertai hujan deras maupun angin kencang. Dampak paling signifikan dirasakan pada jaringan listrik dan perangkat elektronik rumah tangga.
BACA JUGA : Hujan Deras Picu Pohon Tumbang di Jalur Ciawi–Singaparna, Akses Sempat Tersendat
Kapolsek Cisayong, AKP Hasan Basri, SE, mengatakan bahwa pihak kepolisian langsung turun ke lokasi kejadian setelah menerima laporan dari masyarakat. Bersama anggota Bhabinkamtibmas Desa Mekarwangi dan personel piket siaga Mapolsek Cisayong, aparat melakukan pengecekan langsung ke rumah-rumah terdampak.

“Tercatat ada lima rumah warga Desa Mekarwangi yang terdampak sambaran petir. Kerusakan meliputi kWh meter, televisi, kabel listrik terbakar, hingga listrik padam,” ujar AKP Hasan Basri.
Salah satu rumah milik Kanah mengalami kerusakan cukup parah pada kWh meter dan perangkat elektronik. Sementara itu, rumah Hj Tuti, Oyon, Ohan, dan Entin mengalami pemadaman listrik, termasuk terputusnya jaringan WiFi di wilayah tersebut.
Meski tidak ada korban jiwa, pihak kepolisian tetap mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, mengingat kondisi cuaca di sejumlah wilayah Jawa Barat saat ini tidak menentu dan berpotensi menimbulkan bencana alam.
“Kami memberikan pemahaman kepada warga tentang potensi bencana seperti pohon tumbang, banjir, hingga tanah longsor. Kesiapsiagaan masyarakat sangat penting,” tambahnya.
Untuk penanganan lanjutan, petugas PLN telah melakukan perbaikan jaringan listrik di rumah-rumah yang terdampak sambaran petir tersebut.
Kapolsek menegaskan, hingga saat ini situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Cisayong dalam kondisi aman dan kondusif. (Rizky Zaenal Mutaqin)












