Kabupaten Tasikmalaya

Menyusuri Keindahan Alam Pantai Sindangkerta Tasikmalaya, Wisata Edukasi Laut yang Masih Alami

×

Menyusuri Keindahan Alam Pantai Sindangkerta Tasikmalaya, Wisata Edukasi Laut yang Masih Alami

Sebarkan artikel ini
Pantai Sindangkerta, Tasikmalaya

TASIKMALAYA – Di tengah tren wisata modern dan destinasi pantai yang kian padat pengunjung, Pantai Sindangkerta di Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, hadir sebagai alternatif wisata alam yang menawarkan ketenangan, keasrian, sekaligus nilai edukasi lingkungan.

Pantai yang terletak di pesisir selatan Tasikmalaya ini dikenal bukan hanya karena keindahan pasir putihnya, tetapi juga karena keberadaan Taman Laut Lengsar, sebuah ekosistem alami yang menjadikan Sindangkerta berbeda dari pantai lainnya di Jawa Barat.

Pantai Sindangkerta berada di Desa Sindangkerta, Kecamatan Cipatujah, sekitar 68–74 kilometer dari pusat Kota Tasikmalaya. Waktu tempuh menuju lokasi berkisar dua jam perjalanan menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat.

BACA JUGA : 32 Ruas Jalan Kabupaten Tasikmalaya Segera Direkonstruksi, Lelang Dimulai Awal Februari 2026

Meski cukup jauh dari pusat kota, akses jalan yang sudah beraspal dan relatif baik membuat perjalanan terasa nyaman. Sepanjang rute, wisatawan akan disuguhi pemandangan perkampungan, sawah, hingga perbukitan khas Tasikmalaya selatan.

Taman Laut Lengsar, Laboratorium Alam di Tepi Pantai

Keistimewaan Pantai Sindangkerta terletak pada Taman Laut Lengsar, kawasan batu karang datar yang membentang luas di sepanjang garis pantai. Saat air laut surut, area ini berubah menjadi kolam-kolam alami yang memperlihatkan kehidupan bawah laut secara langsung.

Beragam biota laut seperti ikan kecil, kerang, kelomang, hingga terumbu karang dapat diamati tanpa harus menyelam. Kondisi ini menjadikan Pantai Sindangkerta sering dimanfaatkan sebagai wisata edukasi alam, khususnya bagi pelajar dan keluarga yang ingin mengenalkan ekosistem laut secara nyata.

Pantai Pasir Putih yang Ramah Keluarga

Selain taman lautnya, Pantai Sindangkerta memiliki hamparan pasir putih yang luas dan landai, cocok untuk aktivitas santai bersama keluarga. Tekstur pasir yang lembut membuat pengunjung nyaman untuk berjalan kaki, bermain pasir, atau sekadar duduk menikmati semilir angin laut.

Karakter pantainya yang terbuka juga memberikan ruang cukup bagi wisatawan tanpa harus berdesakan, terutama di hari biasa.

Berbeda dengan pantai-pantai populer yang ramai, Sindangkerta menawarkan suasana yang relatif tenang. Aktivitas wisata yang biasa dilakukan pengunjung meliputi:

  • Berjalan menyusuri pantai dan taman laut saat surut

  • Piknik atau botram keluarga

  • Memancing di area karang

  • Berburu foto alam dan lanskap laut

  • Menikmati sunset di ufuk Samudera Hindia

Meskipun berada di wilayah pantai selatan yang dikenal memiliki ombak besar, pengunjung tetap dapat bermain air di tepian dengan tetap memperhatikan keselamatan.

Fasilitas Penunjang Wisata yang Memadai

Pantai Sindangkerta kini telah dilengkapi fasilitas dasar untuk menunjang kenyamanan wisatawan, antara lain:

  • Tiket masuk terjangkau, sekitar Rp3.500–Rp7.000 per orang

  • Area parkir luas

  • Toilet dan kamar mandi

  • Mushola dan gazebo

  • Warung makan, termasuk menu seafood segar hasil tangkapan nelayan setempat

Pantai ini buka selama 24 jam, meskipun fasilitas pendukung umumnya aktif dari pagi hingga sore hari.

Dengan kekayaan ekosistem laut dan kondisi alam yang masih terjaga, Pantai Sindangkerta memiliki potensi besar sebagai destinasi wisata berkelanjutan di Tasikmalaya Selatan. Pengelolaan yang tepat dan kesadaran pengunjung untuk menjaga lingkungan menjadi kunci agar keindahan taman laut ini tetap lestari.

Bagi wisatawan yang mencari wisata pantai alami, edukatif, dan jauh dari keramaian, Pantai Sindangkerta layak masuk dalam daftar destinasi yang wajib dikunjungi di Jawa Barat. (LS)