Kabupaten Tasikmalaya

Dukung Swasembada Pangan 2026, Polres Tasikmalaya Tanam Jagung Serentak di 22 Hektare Lahan

×

Dukung Swasembada Pangan 2026, Polres Tasikmalaya Tanam Jagung Serentak di 22 Hektare Lahan

Sebarkan artikel ini

TASIKMALAYA – Komitmen Polres Tasikmalaya dalam mendukung ketahanan pangan nasional kembali ditunjukkan melalui aksi nyata di lapangan. Pada Kamis (29/1/2026), jajaran Polres Tasikmalaya melaksanakan penanaman jagung serentak di lahan seluas 22 hektare yang dipusatkan di Kampung Cempaka, Desa Janggala, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Tasikmalaya.

Kegiatan ini merupakan bagian dari gerakan besar yang diinisiasi Polda Jawa Barat guna menyukseskan program Swasembada Pangan Tahun 2026. Penanaman jagung serentak tersebut dimulai sekitar pukul 09.00 WIB dan terhubung secara daring melalui zoom meeting dengan Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Rudy Setiawan.

BACA JUGA : Bupati Tasikmalaya Buka Forum Konsultasi Publik RKPD 2027, Tekankan Perencanaan Adaptif dan Kolaboratif

Kapolres Tasikmalaya, AKBP Wahyu Pristha Utama, memimpin langsung kegiatan di lokasi. Turut hadir sejumlah pejabat dan unsur Forkopimda, di antaranya Dandim 0612/Tasikmalaya Letkol Czi M. Imvan Ibrahim, Asda III Setda Kabupaten Tasikmalaya Yayat Suryana, Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Tasikmalaya H. Ending Sunaryo, serta perwakilan dari Dinas PMD dan Dinas Pertanian Kabupaten Tasikmalaya.

Dalam keterangannya, AKBP Wahyu Pristha Utama menegaskan bahwa peran Polri tidak terbatas pada aspek keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga berkontribusi aktif dalam mendukung pembangunan ekonomi, khususnya di sektor pertanian.

“Penanaman jagung ini merupakan langkah konkret Polres Tasikmalaya dalam mendukung program pemerintah menuju swasembada pangan. Kami mengoptimalkan lahan di setiap polsek agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat,” ujar Kapolres.

Secara keseluruhan, Polda Jawa Barat menargetkan penanaman jagung seluas 750 hektare. Khusus di wilayah hukum Polres Tasikmalaya, penanaman dilakukan di lahan total 22 hektare, dengan masing-masing Polsek mengelola rata-rata 1 hektare lahan produktif.

Tak hanya penanaman simbolis, Polres Tasikmalaya juga menyalurkan bantuan sosial (bansos) kepada perwakilan Kelompok Tani Waqaf Sukapira. Bantuan ini diharapkan dapat meningkatkan semangat dan produktivitas petani lokal dalam mengelola lahan pertanian.

Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama serta pemantauan langsung kondisi dan kesiapan lahan. Hingga acara berakhir, situasi berlangsung aman dan kondusif.
Langkah Polres Tasikmalaya ini diharapkan mampu menjadi pemicu keterlibatan masyarakat dalam mengelola lahan tidur menjadi lahan produktif, sekaligus memperkuat kemandirian pangan nasional menuju Indonesia yang berdaulat di sektor pangan. (Rizky Zaenal Mutaqin)