TASIKMALAYA – Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) bersiap membara! Persib Bandung akan memulai kampanye putaran kedua Super League 2025/2026 dengan menjamu tim tangguh dari Timur, PSBS Biak, pada Minggu (25/1/2026).
Laga ini bukan sekadar perebutan tiga poin, melainkan pembuktian konsistensi bagi skuad asuhan Bojan Hodak. Dengan dukungan penuh Bobotoh, Maung Bandung diprediksi bakal tampil “ngegas” sejak peluit pertama dibunyikan.
BACA JUGA : Bojan Hodak Cium Aroma Bahaya: Jangan Sampai PSBS Biak Jadi Mimpi Buruk di GBLA!
Sorotan utama tentu tertuju pada lini tengah Persib. Kehadiran Thom Haye diharapkan menjadi pembeda. Kreativitas pemain keturunan tersebut akan menjadi pelayan utama bagi Andrew Jung yang diplot sebagai ujung tombak tunggal.
Namun, PSBS Biak bukan lawan sembarangan. Tim berjuluk Badai Pasifik ini dikenal memiliki organisasi pertahanan yang rapat. Nelson Alom akan menjadi sosok antagonis bagi aliran bola Persib, sementara kecepatan Luquinhas siap menghukum kelengahan lini belakang Maung Bandung lewat skema counter-attack kilat.
Prediksi Susunan Pemain: Adu Mekanik di GBLA
Bojan Hodak diprediksi tidak akan melakukan banyak eksperimen dan tetap mengandalkan the winning team-nya. Di sisi lain, PSBS Biak datang dengan kekuatan penuh untuk mencuri poin di Bandung.
Persib Bandung (4-2-3-1):
-
Kiper: Teja Paku Alam
-
Belakang: Frans Putros, Julio Cesar, Patricio Matricardi, Kakang Rudianto
-
Tengah: Marc Klok (C), Luciano Guaycochea
-
Depan (Sayap): Beckham Putra, Uilliam Barros
-
Playmaker: Thom Haye
-
Striker: Andrew Jung
PSBS Biak (4-3-3):
-
Kiper: Kadu
-
Belakang: George Brown, Pablo Andrade, Sandro Embalo, Myung-hyun Hwang
-
Tengah: Nelson Alom, Eduardo Barbosa, Yano Putra
-
Depan: Luquinhas, Ruyery Blanco, Hery Susanto (C)
Analisis Pertandingan: Menembus “Parkir Bus” Badai Pasifik
Kunci kemenangan Persib terletak pada efektivitas penyelesaian akhir. Dengan PSBS Biak yang diprediksi akan bermain lebih menunggu, Persib butuh variasi serangan, tidak hanya mengandalkan umpan silang tetapi juga tembakan jarak jauh dari lini kedua yang menjadi spesialisasi Marc Klok maupun Thom Haye.
Jika Persib gagal mencetak gol di babak pertama, tekanan mental dari tribun GBLA bisa menjadi bumerang. Sebaliknya, satu gol cepat akan memaksa PSBS keluar menyerang, yang justru akan membuka ruang bagi kecepatan Beckham Putra di sisi sayap. (LS)












