TASIKMALAYA – Di balik hiruk pikuk Kota Tasikmalaya, tersimpan realitas sosial yang kerap luput dari perhatian. Di sudut-sudut kota, kelompok anak jalanan bertahan hidup dengan segala keterbatasan, jauh dari akses gizi dan perhatian negara.
BACA JUGA : Sekda Kota Tasikmalaya Serahkan Penghargaan Kearsipan, Lepas Siswi Wakili Kota di IMUN
Kini, secercah harapan mulai hadir. Untuk pertama kalinya, Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menyentuh langsung anak jalanan di Kota Tasikmalaya sebagai penerima manfaat.
Program yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto ini dijalankan melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kota Tasikmalaya Indihiang Panyingkiran 3 (KS Kitchen) pada tahun 2026. Sasaran program mencakup kawasan Taman Kota Tasikmalaya hingga wilayah Gunung Sabeulah.
Puluhan anak jalanan, mulai dari orang dewasa, remaja, hingga balita, telah tercatat menerima manfaat program tersebut.
Asisten Lapangan (Aslap) SPPG Panyingkiran 3, Asti Nurhayati, menjelaskan bahwa pada 2026 terdapat petunjuk teknis (juknis) terbaru yang secara resmi memperbolehkan anak jalanan menjadi penerima manfaat MBG.
“Yang terpenting, penerima manfaat menyetorkan nama dan hadir saat pembagian Makan Bergizi Gratis,” ujar Asti kepada wartawan usai pembagian MBG di Taman Kota Tasikmalaya, Selasa (13/1/2026).
Menurut Asti, pembagian makanan dilakukan dengan mengumpulkan para penerima manfaat di satu titik pada jam makan siang. Sementara itu, bagi anak jalanan yang memiliki balita, disediakan menu khusus bayi berupa susu, telur, abon, serta menu pendukung lainnya.
“Mulai hari ini pembagian dilakukan rutin dari Senin sampai Sabtu. Khusus Jumat dan Sabtu, makanan diberikan dalam bentuk kering dan disatukan,” jelasnya.
Asti menegaskan bahwa anak jalanan sangat layak menjadi penerima manfaat MBG karena mereka merupakan korban kondisi sosial dan ekonomi yang berat.
“Sering saya lihat mereka mengamen atau menjadi badut sambil mengasuh anak. Banyak balita mereka mengalami stunting,” tuturnya.
Dengan hadirnya MBG, Asti bersyukur pemerintah mulai membuka mata terhadap kebutuhan gizi anak jalanan.
“Alhamdulillah program ini tepat sasaran. Harapan saya ke depan, juknisnya tidak sering berubah-ubah,” katanya.
Sementara itu, salah satu penerima manfaat, Triani Sri Dewanti (32), mengaku bahagia bisa menerima Makan Bergizi Gratis.
“Kami senang dan bahagia. Jarang sekali mendapatkan bantuan seperti ini. Terima kasih kepada Presiden Prabowo, semoga beliau selalu sehat dan dimudahkan rezekinya,” ucap Triani.
Triani menyebutkan saat ini terdapat sekitar 77 penerima manfaat, terdiri dari remaja dan balita. Ia menilai program MBG sangat membantu kehidupan mereka sehari-hari.
“Makan Bergizi Gratis ini benar-benar membantu kami,” pungkasnya. (Rizky Zaenal Mutaqin)












