Pendidikan

Prabowo Resmikan 166 Sekolah Rakyat, Pendidikan Jadi Senjata Utama Hapus Kemiskinan

×

Prabowo Resmikan 166 Sekolah Rakyat, Pendidikan Jadi Senjata Utama Hapus Kemiskinan

Sebarkan artikel ini
Foto: dok/ilustrasi

TASIKMALAYA – Presiden Prabowo Subianto kembali menegaskan komitmennya menjadikan pendidikan sebagai kunci utama pengentasan kemiskinan di Indonesia. Hal itu disampaikan saat meresmikan 166 titik Sekolah Rakyat yang tersebar di 131 kabupaten/kota di 34 provinsi, dengan total lebih dari 15 ribu siswa yang telah tertampung.

BACA JUGA : Wamendik RI Resmikan Gedung Baru SMAN 11 Kota Tasikmalaya, Dorong Pemerataan Pendidikan

Peresmian nasional Sekolah Rakyat dipusatkan di Sekolah Rakyat Terpadu (SRT) 9 Banjarbaru, Kalimantan Selatan, yang berada di kawasan Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS), Senin (12/1/2026).

Program Sekolah Rakyat sendiri mulai berjalan bertahap sejak Juli 2025. Awalnya hanya hadir di 63 titik, namun kini berkembang pesat hingga 166 sekolah aktif di berbagai daerah. Pemerintah menargetkan jumlah tersebut terus bertambah hingga 500 Sekolah Rakyat pada 2029, dengan kapasitas ideal 1.000 siswa di setiap sekolah.

Dalam pidatonya, Prabowo menegaskan bahwa pendidikan adalah jalan paling efektif untuk memutus rantai kemiskinan, terutama bagi kelompok masyarakat miskin dan miskin ekstrem. Namun ia juga mengingatkan bahwa pembangunan pendidikan membutuhkan anggaran besar dan harus dijaga dari praktik korupsi.

“Pendidikan adalah sarana paling benar untuk menghilangkan kemiskinan. Tapi pendidikan butuh uang. Kalau uang itu dikorupsi, tentu tidak cukup untuk membangun semua sekolah dan kampus yang kita cita-citakan,” ujar Prabowo, dikutip dari detik.com.

Lebih jauh, Presiden menyatakan tekadnya untuk menghapus kemiskinan ekstrem sebelum masa jabatannya berakhir pada 2029. Ia menargetkan masyarakat yang berada di kelompok desil 1 dan desil 2 benar-benar merasakan perubahan hidup secara nyata.

“Saya ingin di akhir masa jabatan tahun 2029, mereka yang hari ini berada di kemiskinan ekstrem bisa kita ubah nasibnya. Kemiskinan ekstrem di Indonesia harus bisa kita hilangkan,” tegasnya.

Melalui program Sekolah Rakyat, pemerintah berharap akses pendidikan berkualitas semakin merata, sekaligus membuka peluang masa depan yang lebih baik bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera di seluruh penjuru Indonesia. (LS)