TASIKMALAYA – Bangunan SMP Negeri 1 Cisayong, Kabupaten Tasikmalaya, dilaporkan ambruk dan mengalami kerusakan parah pada Minggu sore, 28 Desember 2025. Peristiwa ini viral di media sosial setelah diunggah akun TikTok Dias Nur, yang memperlihatkan kondisi sekolah dalam keadaan porak-poranda.
Dalam video yang beredar luas, tampak atap bangunan sekolah runtuh hingga tak bersisa. Beberapa ruang kelas mengalami keretakan lantai akibat kondisi tanah yang labil, sementara dinding bangunan pecah dan struktur kelas terlihat lapuk di hampir seluruh area sekolah.
BACA JUGA : Bus Primajasa Tasik–Lebak Bulus Terperosok di Lingkar Gentong, Jalur Sempat Lumpuh Total
“Beginilah kondisi SMP Negeri 1 Cisayong hari ini. Sekolah yang dulu menjadi tempat harapan dan cita-cita, kini berubah menjadi bangunan yang porak-poranda. Atap ambruk tak bersisa,” ungkap Dias Nur dalam unggahannya yang viral, Senin (29/12/2025).
Dias menjelaskan, angin kencang yang menerjang wilayah Cisayong pada Minggu sore tidak hanya merobohkan bangunan fisik sekolah, tetapi juga mengguncang rasa aman serta masa depan para siswa.

“Angin kencang yang menerjang tidak hanya merobohkan bangunan, tetapi juga mengguncangkan rasa aman dan masa depan para siswa,” ujarnya.
Video tersebut telah ditonton sedikitnya 18,4 ribu kali dan memicu beragam reaksi dari warganet. Banyak pihak menyampaikan keprihatinan sekaligus mendesak pemerintah daerah agar segera turun tangan menangani kerusakan sekolah tersebut.
Saat ini, pihak sekolah disebut hanya bisa menunggu uluran tangan pemerintah dan kepedulian semua pihak agar proses pembangunan kembali dapat segera dilakukan.
“Kini pihak sekolah hanya bisa menunggu uluran tangan pemerintah dan kepedulian semua pihak agar sekolah ini bisa dibangun kembali,” beber Dias.
Kondisi SMP Negeri 1 Cisayong dinilai membutuhkan perhatian serius, mengingat sekolah tersebut menjadi salah satu sarana pendidikan penting bagi masyarakat setempat. Penanganan cepat dinilai krusial demi keselamatan siswa, kelangsungan kegiatan belajar mengajar, serta masa depan generasi penerus di Kabupaten Tasikmalaya.












